Seorang yang baru masuk di alam kubur atau alam "BARZAKH" dikala itulah dia terkenang akan perbuatannya. Teringatlah dia akan dosanya. Menyesallah dia akan perbuatan dirinya. Mengapa dia selalu menuruti hawa nafsunya. Mengapa dia berlengah-lengah saja? Mengapa dia tidak mau segera bertobat? Padahal suara hatinya yang kudus dalam dirinya selalu memberi peringatan. Contoh sudah terlalu banyak. Ibu dan Bapak telah meninggal dunia. Tua, muda, kecil dan besar tidak kecuali. Kadang-kadang dirinya sendiri turut mengantar ke kuburan. Tapi hal itu dianggap "biasa" saja. Tidak diambil perhatian:
Selasa, 02 Februari 2016
Minggu, 31 Januari 2016
4 UNSUR DALAM TUBUH MANUSIA
Postingan yang lalu terkait yang sama "Siapa Mengenal Dirinya Pasti Dia Mengenal Tuhannya. (Sebelumnya) dan kini kita membahas empat unsur itu yang ada pada manusia. Ia akan menjadi bahan pelengkap dalam tubuh manusia. Maka manakala kurang satu daripadanya, maka tiadalah jadi sempurna keja
dian manusia.Sabtu, 30 Januari 2016
PEMBALASAN KUBUR
Kembali kita bicarakan siksa kubur atau nikmat kubur, tapi baca dulu artikel terkait (NIKMAT KUBUR ATAU AZAB KUBUR).
Tidak seseorang pun dapat mengetahui keadaan di kubur. Kecuali Allah yang mengetahui. Karena siksa atau nikmat kubur sudah diatur oleh Allah. Sebagaimana halnya orang yang mendapat impian bukanlah kehendak orang tidur itu sendiri.
Diterangkan dalam hadist-Jikalau orang yang dikubur orang yang shalih, maka ia akan menerima balasan yang baik. Itulah yang dinamakan nikmat kubur.
Jumat, 29 Januari 2016
Dimanakah Berada Ruh-ruh Orang yang Sudah Mati?
Untuk menjawab pertanyaan judul di atas, baiklah kita ikuti cerita apa yang dilihat Nabi Muhamad s.a.w, dalam mi'rajnya, ketika beliau menginjakkan kakinya di langit yang pertama sampai langit yag ketujuh, sebagai berikut:
Kata Nabi s.a.w.:
Ketika aku tiba di langit pertama, aku disambut oleh para malaikat, mereka berbaris seperti pasukan memberi hormat kepadaku.
Kamis, 28 Januari 2016
Bermacam Rupa Malaikat Maut ketika Mencabut Nyawa
Diriwayatkan di dalam hadits, ketika seseorang akan mati dan menghadapi sakaratul maut, datanglah malaikat kepadanya, dengan bermacam-macam rupa. Ada dengan rupa yang menyenangkan, dan ada pula dengan rupa yang menakutkan.
Jika yang datang kepada orang mukmin dan sholeh, dia datang dengan rupa manusia yang bagus dan menyenangkan dengan pakaian bagus dan rapih serta harum baunya. Dengan lebih dulu mengucapkan "Salam" serta dengan budi bahasa yang sopan, barulah dicabut nyawa orang itu, tidak dengan kekerasan.
Langganan:
Postingan (Atom)